unm-digilib-unm-abdrahim-137



Direktori: Top / Laporan Penelitian


Pengumuman:
Mulai 1 Januari 2017, seluruh publikasi karya ilmiah dipusatkan ke http://eprints.unm.ac.id

Pengembangan Model Ekonomi Rumah Tangga Nelayan Tradisional di Wilayah Pesisir Pantai Barat Kabupaten Barru (Tahun ke-1 dari Rencana 2 Tahun)

Penelitian fundamental, Nomor: 468/UN36/PL/2013, 6 Maret 2013
Undergraduate Theses from UNM / 2016-07-18 12:13:41
Oleh : Abd. Rahim, Universitas Negeri Makassar (rahim_abd73@yahoo.co.id)
Dibuat : 2016-07-18, dengan 2 file

Keyword : faktor poduksi hasil tangkapan, pendapatan usaha tangkap nelayan tradisional

Adanya musim penangkapan/ paceklik maka produksi hasil tangkapan nelayan tradisional (perahu motor tempel dan perahu tanpa motor) wilayah pesisir pantai barat Kabupaten Barru akan berpengaruh kepada perubahan (naik/turun) pendapatan usaha tangkap sehingga berdampak pada kesejahtraan rumah tangganya.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi hasil tangkapan dan pendaptan usaha tangkap nelayan tradisional. Tujuan tersebut menggunakan metode analisis regresi berganda dan pengujian asumsi klasik (multikolinearitas dan heterokedastisitas). Berdasarkan dimensi waktunya adalah cross-section pada Tahun 2013. Kemudian sampel Responden sebanyak 107 rumah tangga nelayan yang terdiri dari nelayan perahu motor tempel sebanyak 69 dan 38 nelayan perahu tanpa motor. Sampel wilayah adalah seluruh kecamatan yang berbatasan langsung dengan wilayah pesisir pantai Kabupaten Barru sebanyak 5 kecamatan dan 5 kelurahan/desa.

Hasil penelitian menemukan produksi hasil tangkapan nelayan perahu motor tempel tertinggi terdapat pada Kecamatan Balusu (Kelurahan Takalasi) dan terendah Kecamtan Soppeng Riaja (Kelurahan Lawallwu) pada wilayah pesisir pantai barat Kabupaten Barru. Sedangkan nelayan perahu tanpa motor tertinggi terdapat pada Kecamatan Tanete Rilau (Kelurahan Tanete) dan terendah Kecamatan Soppeng Riaja.

Variabel lama melaut, kekuatan mesin tempel, dummy perbedaan wilayah Kecamatan Soppeng Riaja berpengaruh positif serta variabel volume bensin, pendidikan formal, dan tanggungan keluarga berpengaruh negatif berpengaruh terhadap perubahan (naik/turun) produksi hasil tangkapan nelayan perahu motor tempel, sedangkan volume minyak tanah, jumlah alat tangkap, umur nelayan, dummy Kecamatan Tanete Rilau dan Kecamatan Barru (Kelurahan Sumpang Binangae) tidak berpengaruh nyata. Lain halnya produksi hasil tangkapan nelayan perahu tanpa motor, ditemukan bahwa jumlah tanggungan keluarga dummy Kecamatan Tanete Rilau dan Kecamatan Barru berpengaruh positif serta lama melaut dan umur nelayan berpengaruh negatif terhadap perubahan produksi hasil tangkapan nelayan perahu tanpa motor, sedangkan yang tidak berpengaruh nyata adalah jumlah alat tangkap, pengalaman melaut, pendidikan formal, dummy Kecamatan Soppeng Riaja dan Kecamatan Balusu (Kelurahan Takalasi)

Pendapatan usaha tangkap nelayan perahu motor tertinggi terdapat di Kecamatan Balusu dan terendah Kecamatan Tanete Rilau. Sedangkan nelayan perahu tanpa motor pendapatan usaha tangkapnya tertinggi pada Kecamatan Tanete Rilau dan terendah Kecamatan Soppeng Riaja. Kemudian perubahan pendapatan usaha tangkap nelayan perahu motor dipengaruhi secara positif oleh harga minyak tanah, lama melaut, umur nelayan, serta secara negatif oleh harga bensin, pengalaman melaut, dan dummy Kecamatan Barru, sedangkan yang tidak berpengaruh nyata adalah pendidikan formal, tanggungan keluarga, dummy Kecamatan Tanete Rilau, Soppeng Riaja, dan Balusu. Selanjutnya pula pengalaman melaut dan dummy Kecamatan Tanete Rilau berpengaruh negatif terhadap pendapatan usaha tangkap nelayan perahu tanpa motor, sedangkan yang tidak berpengaruh nyata adalah pendidikan formal, tanggungan keluarga, dummy Kecamatan Barru, Soppeng Riaja, dan Balusu

Deskripsi Alternatif :

The fishing season / famine the production of traditional fishermen catch (out board motor boats and without motors ) west coast region of Barru will affect the change (up/down) capture income so the impact on the livelihoods of the household.

This study aims to analysis the factors that affect the production of the catch and income of local fishermen fishing effort . The purpose of multiple regression analysis method and the classical assumption test (multicollinearity and heteroscedasticity). Based on the time dimension is a cross-section in the year 2013. Then the sample respondents were 107 households that consist of a fisherman fishing boat outboard motor as much as 69 and 38 fishing boats without motors . Sample the entire district area is directly adjacent to the coastal areas by 5 Barru districts and 5 urban/rural .

The results found that the production of smaller catches out board motor is highest in sub-district Balusu (Takalasi Village) and the lowest sub-district of Soppeng Riaja (Lawallwu Village) on the west coast region Barru. Fishing boats without motors while the highest found in Tanete Rilau District (Tanete Village) and the lowest of Soppeng Riaja District .

Variable of Long at sea, force outboard engines, dummy of difference sub-district of Soppeng Riaja positive effect and variable gas volume, formal education, and family dependents negatively influence the change (up/down) production fishermen catch outboard, while the volume of kerosene, the number of fishing gear, old fishermen, dummy of sub-district of Tanete Rilau and Barru (Sumpang Binangae Village) had no significant effect. Others as production catches of fishermen boats without motors, found that the number of family dependents dummy of Tanete Rilau Sub-District and Barru positive effect and long life of fishermen at sea and negatively affect production changes the catch of fishermen boats without motors, whereas no significant effect was the number of tools fishing, sea experience, formal education, and a dummy of Sub-District of Soppeng Riaja and Balusu (Takalasi Village).

Fishermen incomes of fishing boat was highest in the lowest district and sub-district of Balusu and Tanete Rilau. While fishing boats without motors income in Sub Tanete fishing highest of Tanete Rilau Sub-District and the lowest of Soppeng Riaja. Then change income boat fishing fisherman positively influenced by the price of kerosene, long at sea, aged fisherman, as well as negatively by the price of gasoline, the experience at sea , and dummy of Sub-District of Barru, whereas no significant effect is formal education, dependents, dummy of Tanete Rilau Sub-Districts, Soppeng Riaja, and Balusu. Furthermore the experience of going to sea and dummy of Tanete Rilau Sub-District negatively affect incomes fishermen fishing boats without motors, whereas no significant effect is formal education, dependents, dummy of Barru Sub-District, Soppeng Riaja, and Balusu

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherUNM
OrganisasiUniversitas Negeri Makassar
Nama KontakUPT. Perpustakaan UNM
AlamatJl. AP Pettarani
KotaMakassar
DaerahSulawesi Selatan
NegaraIndonesia
Telepon0411-867787
Fax0411-867787
E-mail Administratorhartoto@unm.ac.id (081 343 865 864)
E-mail CKOperpustakaan@unm.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: Faruq Ratuhaji

Download...