unm-digilib-unm-abdrahim-136



Direktori: Top / Laporan Penelitian


Pengumuman:
Mulai 1 Januari 2017, seluruh publikasi karya ilmiah dipusatkan ke http://eprints.unm.ac.id

Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Produksi dan Produktivitas Hasil Tangkapan di Wilayah Perairan Laut Sulawesi Selatan Periode Tahun 1986-2011

Penelitian PNBP, Nomor: 1397/ UN36/ PL/2012, 4 Juli 2012
Research Report from UNM / 2016-07-18 12:01:10
Oleh : Abd. Rahim, Universitas Negeri Makassar (rahim_abd73@yahoo.co.id)
Dibuat : 2016-07-18, dengan 2 file

Keyword : Produksi dan produktivitas hasil tangkapan

Pada saat musim penangkapan, produksi hasil tangkapan mengalami peningkatan tetapi pada sisi harga menjadi rendah. Sedangkan saat musim paceklik harga menjadi meningkat dengan produksi tangkapan menurun. Selain itu saat musim penangkapan harga ikan dapat pula menurun saat terjadi bulan terang atau purnama, terjadi dibeli di tengah laut, dan didaratkan ke wilayah lain. Adanya kenaikan dan penurunan produksi di setiap saat, maka harga ikan laut menjadi tidak stabil atau terjadi fluktuasi harga sehingga mempengaruhi pendapatan usaha tangkap nelayan.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi dan produktivitas hasil tangkapan di wilayah perairan laut Sulawesi Selatan. Tujuan tersebut menggunakan metode analisis regresi berganda dan pengujian asumsi klasik (multikolinearitas dan autokorelasi) dengan pendekatan metode data panel dengan fixed effect dengan data runtun waktu tahun 1986 sampai dengan 2011.

Hasil penelitian menemukan bahwa jumlah trip, armada Laut , dan perbedaan wilayah Perairan laut Kabupaten Barru dan Kabupaten Jeneponto berpengaruh positif dan jumlah alat tangkap berpengaruh negatif terhadap produksi hasil tangkapan di wilayah perairan Sulawesi Selatan. Sedangkan jumlah nelayan tidak berpengaruh signifikan. Sedangkan pada produktivitas hasil tangkapan, jumlah nelayan dan alat tangkap berpengaruh negatif serta jumlah armada laut, perbedaan wilayah Perairan Kabupaten Barru, dan Kabupaten Jeneponto berpengaruh positif terhadap produktivitas hasil tangkapan di wilayah perairan Sulawesi Selatan

Dari hasil temuan tersebut direkomendasikan bahwa dalam meningkatkan produksi dan produktivitas hasil tangkapan diperlukan adanya dukungan armada laut dan alat tangkap sehingga dari jumlah nelayan yang ada dapat meningkatkan jumlah trip penangkapan. Untuk itu diperlukan adanya bantuan berupa peningkatan armada laut berkekuatan Grosstonase (GT) untuk mencapai fishing ground pada Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) yang lebih jauh, seperti 6 s.d. 12 mil serta alat tangkap modern berupa Bagan Rambo dan purseine sehingga dari peningkatan jumlah tripnya akan lebih meningkatkan hasil tangkapannya. Hal ini juga telah mengacu pada program pemerintah tahun 2010 melalui kementerian kelautan dan perikanan, yaitu revolusi biru sebagai grand strategy dalam melaksanakan restrukturisasi armada laut nasional untuk meningkatkan produksi tangkapan hasil tangkapan baik nelayan modern (kapal motor) maupun nelayan tradisional (perahu motor tempel dan perahu tanpa motor)

Deskripsi Alternatif :

At the time of the arrest, the production of the catch has increased but at a lower price side. While the lean season when prices be increased with production declining catches. Besides fishing season when fish prices may also decline during bright moon or full moon, there was purchased in the middle of the ocean, and landed on the other areas. The increase and decrease of production at any time, the price of fish becomes unstable or price fluctuations that affect revenues fishing gear.

This study aims to analysis the factors that influence the production and productivity of the catch in the sea waters of South Sulawesi. The purpose of using multiple regression analysis and testing of classical assumptions (multicollinearity and autocorrelation) approach method of panel data with fixed effect with time series data from 1986 to 2011.

The finding results that the number of trips, Sea fleet, and regional differences Barru sea waters and Jeneponto positively and negatively affect the amount of fishing gear on the production of the catch in the waters of South Sulawesi. While the number of fishermen had no significant effect. While the productivity of the catch, the number of fishermen and fishing gear as well as negatively affect marine fleet, regional differences Barru waters and Jeneponto positive influence on the productivity of the catch in the waters of South Sulawesi.

From these findings it is recommended that in increasing the production and productivity of the catch is necessary to support fleet and gear so that the number of existing fishing trip can increase the number of arrests. It required the help of increased naval strength Grosstonase (GT) to reach the fishing ground in the Exclusive Economic Zone (EEZ) which is further away, such as 6 to 12 mile and modern gear such as Bagan Rambo and purse seine chart that of an increasing number of trip will further increase their catch. It also refers to the government's program in 2010 through the ministry of maritime affairs and fisheries, the blue revolution as a grand strategy to restructure the national fleet to increase production catches both modern fishing (boat motor) as well as traditional fishing (outboard motor and non powered motor)

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherUNM
OrganisasiUniversitas Negeri Makassar
Nama KontakUPT. Perpustakaan UNM
AlamatJl. AP Pettarani
KotaMakassar
DaerahSulawesi Selatan
NegaraIndonesia
Telepon0411-867787
Fax0411-867787
E-mail Administratorhartoto@unm.ac.id (081 343 865 864)
E-mail CKOperpustakaan@unm.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: Faruq Ratuhaji

Download...